
disebut mungil bukanlah perkara yang mengganggu, jika suasana hati sedang baik.tapi jika terlalu sering diutarakan, adakalanya mengusik dan membuat otak memerintahkan mata untuk memandang cermin….lalu menjalari hati agar membatin bahwa ada yang perlu dirubah untuk mengatasi kemungilan ini.
tapi sudahlah, mungil juga anugerah.paling tidak untuk urusan lompat jauh, lari sprinter atau karate.mungil juga menyembunyikan usia yang sebenarnya. apalagi seluruh keluargaku, terutama yang perempuan, semuanya mungil.banyak yang tidak menyangka kalau kakak tertuaku sudah hampir kepala empat karena fisiknya terlihat seperti di awal tiga puluhan.kalau tampang bisa dimanfaatkan untuk mengelabui, kenapa tak digunakan saja?selama positif.
kadang agar lebih dekat narasumber, sehingga harus menutupi identitas sebagai reporter, aku membiarkan mereka menganggapku anak SMA atau kuliahan yang sedang melakukan penelitian. lepas dari rasa curiga dan sering diberi harga murah untuk transportasi karena dianggap anak usia sekolah cukup mengasyikan bukan?
Siapapun kamu, seharusnya perasaan terganggu karena memiliki tinggi badan 155 cm dengan berat kurang dari 45 kg, mulai dikikis dari sekarang.toh, banyak juga yang menginginkan pinggang ramping, dan pergelangan tangan yang kecil. karena banyak hal yang memang tidak bisa dilawan, seperti porsi makan yang cenderung sedikit, beban pikiran, mobilitas tinggi yang membuat tubuh senantiasa “cilik mentik”.
well, pasti selalu ada hari dimana rasa tidak puas atau tidak senang terhadap organ yang kita miliki.tapi pikiran jernih juga tercipta setiap detiknya.ambil bagian yang bening itu!lalu resapkan…dalam dan jauh ke dasar hati.buat apa bersedih, setiap orang merasakan filosofi yang sama..rumput tetangga lebih hijau…..walau pada akhirnya mereka akan kembali. tidak ada seorangpun yang benar-benar ingin bertukar tempat, seburuk apapun nasibnya…yakini saja itu….
hehe….maap ya jeng. Biasanya tuh ce yang kebingungan saat dia kurus, mungil, gendut hehe….
Maap loh….
Endut dikit aja dah bingung diet
Kita syukurin aja karunia Tuhan. Iya kan jeng?
Oh iya, ada award di blog Bendol.
Kalo berkenan, silakan diambil
Makasih
begitulah mayoritasnya,sangat menyukai cermin untuk berkaca diri he he he.oh ya awardnya makasih banget ya.Insya Allah aku ambil.makasih lhooo
mungil ..wish i can be “mungil girl”
yg ada org klo liat gw pertama kali adalah “GD” hahaha
pa lagi setahun ini ampun deh jenk my weight up terus..kacau beliau..
u sould be proud being mungil, kata org jaman dulu biasanya yg mungil itu cepet dapat jodoh, n terbukti coz smua sahabat2 mungilku rata2 berjodoh lebih dulu n jangan salah jodohna caem2 huehuheue…
so jangan sedih, banyak gadis diluar sana pengen jadi mungil seperti dirimu…
tapi, aku kok belum cepat jodoh ya neng?aku pengecualian kali ya he he he. aku bangga kok, makanya aku bikin tulisan ini…btw thx supportnya
Bendol datang lagi jeng…
Masih mungil kan?
hehe….
ak jg mungil dan imut loh.hepi2 ja tuh
humorbendol,masih mungil kok…kalo disuntik hormon kaya manohara baru bisa gede he hehe