hi
im back!sebenernya capek abis pulang kampung.mata tinggal segaris (kalo penggarisannya buat ngukur gajah berarti masih belo dong mata gue)
kalo ngeliat komen di chapter pertama, jenkna seh geli sendiri melihat keeroran itu semakin tampak nyata.sebab teori itu ada karena jenkna alami sendiri. jadi sudah mengejawantah dalam kehidupan sehari-hari. Sebelum masuk ke inti teori, thanx buat komennya. jenkna seneng banget masih ada yang mau ngerelain waktunya baca teori-teori ala jenkna. semoga terpengaruh. harus terpengaruh. he he he u rock guys!!
next theory
3. especially 4 gals.
cara laki-laki menarik perhatian kadang terlalu gampang ditebak. salah satunya dengan menyanyi. kalau lagi lewat kos-kosan yang dihuni mahluk cowok, ato papasan sama cowok trus tiba-tiba cowok yang lagi nongkrong ato lagi ngobrol sama temennya disana tanpa angin ujan petir badai sing a song meski dengan nada gumaman gak jellas, dia sedang melancarkan aksi TePe. kebalikannnya, kalo pas kita lewat dia diem aja, berarti hes not interesting bout us.
alasan menggunakan nyanyi sebagai alat mencariperhatian:
pertama, nyanyi bisa ngusir grogi. kedua, suara jelek dianggap bukan masalah, yang penting unjuk kebolehan.ketiga, kalo lagu itu lagi in, berarti tu cowok gaul donk.
4.beberapa orang baik laki-laki maupun perempuan senang memelihara fans. tanpa disadari bahkan cenderung membuka harapan ke semua orang. tapi giliran orang itu tertantang memasuki harapannya, tiba-tiba saja ditutup. oke mungkin agak sedikit berputar2 gak jelas ya?
orang dengan tipe ini, ketika sudah menjalin hubungan serius dengan seseorang, tetap mempertahankan hubungan-hubungan lain yang romansanya sejenis. gampangnya, nggak bisa dengan satu orang saja, meskipun mencintai seorang saja. karena sayang melepas yang lain….meski tidak begitu mencintai yang lain. hanya sayang saja…
5.orang yang mempunyai tampang biasa tapi bersuara merdu atau punya kelebihan di linguistik (dialek, aksen, tata bahasa) akan memanfaatkan suaranya untuk tetap menjadi pusat perhatian. mereka tak segan2 berbicara lebih keras dibanding teman2 disekelilingnya bahkan cenderung lebih berisik. jika orang itu berasal dari metropolitan (jakarta), dia akan menggunakan ke-jakartaannya-untuk tampil eksis. kata gue-elo diperjelas dan dibumbui kata gaul jaman sekarang seperti secara, gitu loh, ….sebenarnya ditambah cara jalan juga. gaya berjalan yang model’s look, ditambah suara yang empuk, bisa sedikit nutupin kekurangan di wajah (menurut mereka)
6.bagi kamu masih terus baca teori ini? nggak ada kerjaan lain apa???? he he he
cauuuu(to be continued)
hehe.. menurut aq ini teori yg agak bener..!! kira2 80% itu terbukti kebenarannya..
ah kalo yang nomer 3 mending pake puisi. Hehehe.
ehm klo daku krg setuju ma teori no.3 tuh jenk..
btw pulang kampung nich oleh2 manaaaaaaa kirim2 atuh
Snepy,wah kamu adalah korbanku yang pertama
rian,itu yang makin jarang ditemui.pusing kali ya mikrin kata2 ang membius
ayay,its okay.kamu begitu jauh dijangkau.kalo dikirim lewat pos,nanti aku jadi gak iklas karena tekor
i…waw….
itu bukan teori lagi jenk…
tapi kenyataan yang merupakan kebiasaan orang yang kemudiaan dicariin teori yang pas…
postingan-nya keren jenk….lanjut lagi dunks teorinya…
lha aq kl jln trus ada cow, kayaknya gak pada pake nyanyi2.
brarti gak da yg tertarik ma aquw dong yak?
mba indri btw aq br bikin blog lg.
weddingstory-yuli.blogspot.com
kunjungi yaaap…….
delonely, kayaknya mentok deh
titik, neng kamu yang sabar ya…nanti ada saatnya kok dinyanyiin ma cowok