April setahun yang lalu, tanggal 9, ternyata aku pernah terpuruk. entahlah aku lupa persoalannya. mungkin saat itu aku sedang sangat jenuh dengan pekerjaan. dan aku menuliskan sebuah keluh kesah beserta imunisasinya, yaitu wejangan2 dari kakak perempuanku, mbak rey. aku ingin mereviewnya lagi untuk meneguhkan hati bahwa bolehlah kita sakit hati pada takdir, tapi pada detik itu pula temukan penawarnya. jangan sengaja berlarut-larut. jangan mendramatisasi keadaan,jika memang rasa sakit itu terasa tidak menyenangkan. karena untuk beberapa orang rasa sakit itu menyenangkan….
JENKNA WAKE UP….
Putus Asa sedang menerjangku Rabbi….
Awal april yang muram, sungguh, tapi aku selalu membiarkannya tak menguap di udara terbuka, agar hanya aku dan Engkau yang tahu. Dan aku sering berbisik, Tuhan…ambil saja dari hatiku….karena ia tak bisa disembunyikan dari pengawasan-MU.
Tapi beberapa hari lalu, aku sedikit membaginya dengan mbak rey, kakak perempuan tersayangku. Karena dia seperti jiwaku yang lain yang tahu harus mencomot kata2 yang tepat untuk menegakkan kepalaku.
“Kamu minta ketabahan? minta kekuatan? mungkin justru bukan ketabahan dan kekuatan yang langsung diturunkan dari langit buat kamu. Tapi ujian yang lebih besar, dari situ kamu tidak sadar sedang mengalami ketabahan yang kamu mau.”
Lain hari, 7 April, aku didera putus asa lagi, mbak Rey malah membuatku menangis kata-kata sederhananya masih aku simpan di inbox SMS.
“Jangan putus asa. kita jangan fokus hasil akhir tapi pada proses. Kita mau jadi apa, mau mengalami apa sudah ada tulisannya. Allah gak akan tanya hasil akhir amal kita, tapi bagaimana proses kita beramal,”
dan bertahun-tahun yang lalu saat televisi banyak menyajikan program religi.disela2 tayangannya ada kata-kata mutiara yang sangat cepat tercatat diotakku.tanpa sempat aku menuliskannya di selembar kertas.
isinya:
1.Jika kamu sudah melakukan segala sesuatu hingga kamu merasa hampir putusa asa, sesunguhnya Allah SWT mengetahui betapa keras kamu telah mencoba.
2.Jika kamu merasa sedih karena sesuatu hingga harus menangis, sesungguhnya Allah SWT menghitung tiap tetesannya.
3.Jika kamu sudah melakukan semuanya hingga tak tahu harus berbuat apalagi, sesungguhnya Allah SWT mengetahui jawabannya.
yah…semoga bisa menjadi penyejuk bagi hati yang resah. Amin
wah thanks jenk inspiratif banget nich…semoga menjadi jawaban untukku ..
btw..maaf ye eke masih normal..ya blom seneng ma jenk..jenk senengnya ama mba..mba..loh?!! hehe
memang hanya DIA yg maha sempurna,,
oia,, kemaren aku belajar tobat dg ikut ngaji dimesjid tapi hasilnya aku malah “dibantai” anak kecil saat membaca iqra..
oh malunya aku,,,,
kita hanya bisa berusaha kan jenk.. semuanya Allah yang menentukan
@ayay,yur welcome.sapa yang suka sama situ orang gue dah cinta berat kok hayoooooooooo
@Fandi,eits gak da yang terlambat buat tobat
@easy,yah itu yang harus disadari betul
SanG BaYAnG datang tuk ucap salam atas kehendak Tuhan.
Seburuk apapun takdir insani akan senantiasa terasa tentram selama diri terpaut pada Illahi.
@=>Halah..omang apa aku ne..gak luwes..mendingan lariii..ehehehehe..
semoga kita selalu dalam lindungan Allah jenk
hmmm, menyejukkan sekali kata2 di paragrap yang terakhir
jgn sampe putus asa dong sista, ga baik
berpasrah diri pada-Nya
niscaya ketenangan pasti akan datang
wah wah, ternyata qTa b’3 (trio babu) kompak ya..???
sama-sama lg usaha menjernihkan hati.
moga sukses smua y……..
@sang bayang, kok kabur kan belum dianiaya
@ayahshiva,semga bermanfaat
@easy,yupz thats right sista
@kejujurancinta,saya berusaha tidak putus asa, semga usaha saya lebih besar daripada keinginan untuk putus asa itu sendiri.
@titiek, he babu ketiga,dah punya blog ya. kulit kita juga perlu dicerahkan he he he
waduh.. jd harus berpikir lbh serius nih..!! perlu cek ke dokter kli ya.. gw msh normal apa nggak nih.. hehe
iringi tiap tetesan sedih dengan istighfar ya?
kirain drimu Maih putus asa terus
Ternyata dirimu justr berbalk memberi nasihat dan motivasi kepada kami yang baca tulisan Jenka
Salam
weleh…weleh… bocah cenal cenil ini kok jadi religius tho? apa ada hubungan dengan kabar angin yang sayup2 berhembus itu yach ?