Menerjang keremangan malam, ditemani kesiur angin yang menerpa wajah, dipijari lampu-lampu sorot sederhana, lampu motor…(sudah merdeka setengah abad belom dialiri listrik)
kekang nafsu kita untuk menyandangi diri sendiri, utamakan orangtua. sehelai kain bagi mereka akan menjadi monumen seumur hidupnya.
“anakku sudah jadi orang,” kata mereka ke tetangga.
SSSSttt jangan beritahu kalau cuma baju obralan, meskipun beli di supermarket. [...]
Arsip untuk September, 2008
pulang kampung
Diposkan dalam Uncategorized pada September 26, 2008 | 3 Komentar »
Bulik
Diposkan dalam Uncategorized pada September 24, 2008 | Leave a Comment »
yeah, aku bulik dari 5 orang ponakan. tapi, dekat dengan dua orang saja karena 3 yang lain terpisah jarak yang jauh. jadi bulik cukup menyenangkan. kalau butuh hiburan, anak2 itu bisa berperan sebagai penghibur terbaik. tapi kalau sedang menjengkelkan kita tinggal serahkan saja ke emaknya, gak perlu repot toh mereka bukan tanggungjawab kita sepenuhnya.
kasarnya, klo [...]
Pecundang
Diposkan dalam Uncategorized pada September 20, 2008 | Leave a Comment »
zee
aku tidak suka dengan smsmu hari ini
bukan hanya karena tak kumengerti artinya
tapi luapan kata didalamnya sangat pesimistik
padahal aku sedang terjun dalam kepesimisan itu
saat aku ingin bangkit, kamu merusaknya
aku baru saja menyelesaikan novel endensor
aku mulai termotivasi
tapi sms mu zee, menyedihkan sekali
aku tidak bisa menebak
sebenarnya apa yang membuat kamu terharu lalu ingin menangis?
kepergian siapa yang kamu tangisi?
siapa [...]
Diposkan dalam Uncategorized pada September 20, 2008 | 1 Komentar »
Lihat Kartu Ucapan Lainnya
(KapanLagi.com)
[...]
Saat Aku Bekerja
Diposkan dalam Uncategorized pada September 18, 2008 | 2 Komentar »
Ini jepretan orang iseng sungguh! namanya gading satrio pinandito, wartawan foto suara merdeka. aku nggak ngeh sama sekali waktu dia ambil gambar ini diam2. seperti maling. atau karena saking seriusnya aku bekerja? kalo nggak salah lagi terima telepon kantor atau humas RSUD Margono ya? tapi nggak mungkin pas lagi nerima telepon orang jawa pos. soalnya, [...]
Si Dia Ta Ku mengerti
Diposkan dalam Uncategorized pada September 17, 2008 | Leave a Comment »
Tanggal 15 kemarin, aku sedikit shock, sampe nangis malah. Karena aku tidak pernah mengalami hal semacam ini. Si dia sungguh tak ku mengerti. Mungkin aku stress, atau memnag ada sesuatu di rahim atau indung telur ku ya? wallahu alam. sungguh hanya pada-Nya segala urusan kita kembali.
aku cepet2 cek berbagai pihak (gak ke cek dokter). [...]
metamorfosa zee
Diposkan dalam Uncategorized pada September 15, 2008 | Leave a Comment »
Semalam, aku minta ijin sama kang ozay supaya iklas novelnya kukirim ke Gagas media. Kayaknya tuh bocah rela, tapi agak warning supaya bebrapa bagian diganti. yah moga-moga aja sih gak sampe bikin dia malu.
masalahnya aku juga gak tahu, layak ato nggak sebenernya tu novel. abis setelah tersingkir di DKJ, aku agak pesimis. mulai deh, manja!!!
ohya, [...]
persahabatan itu….
Diposkan dalam love pada September 11, 2008 | 2 Komentar »
Aku menyitir zee, zee menyitir khalil gibran
“persahabatan itu setara dengan cinta, tipis batasnya”
dalam genk tisyara, sebenarnya ada lima orang anak kampung yang saling menyayangi, aku, tuti, arif, muji dan saroh. tapi entah magnet apa yang menarik atau memecah belah kami hingga mengerucut intens menjadi tiga orang.
kalau boleh meminjam lagi lirik lagu sheila on 7, kami [...]
Aku Ingin Meledak
Diposkan dalam Uncategorized pada September 10, 2008 | 1 Komentar »
Tuhan……..
Rasanya disalah pahami itu tidak enak. apa yang sebenarnya berdiri diantara manusia-manuisia, apakah setan? kenapa harus ada rasa tidak menyukai? kenapa kadang seorang plegmatis damai seperti aku ini malah disodori dengan konflik-konflik, padahal aku tidak ingin bermasalah dengan orang lain, tapi kiranya harapan itu tidak mungkin. aku sering sekali dianggap menyebalkan padahal aku tidak bermaksud [...]
Nafsu harus dilawan
Diposkan dalam Uncategorized pada September 5, 2008 | Leave a Comment »
nafsu harus dilawan
happy fasting
Setiap puasa pasti teringat masa lalu yang bisanya cuma nimbun dosa aja. Misalnya kalau tarawih, suka buka-buka tirai (hijab) antara laki-laki dan perempuan, siapa tahu ada mr P yang ganteng, my first love ku itu. Kalau subuhan juga sama, abis lipet mukena, gak pake zikir langsung lari ke jalan raya, ngeliat matahari [...]